Sinergi Anak Perusahaan di Lingkungan Direktorat GEBT

8/29/2016 9:35:41 AM

JAKARTA - “Penandatanganan kerja sama ini adalah suatu awal yang bagus bagi kita semua, karena menunjukkan bahwa ternyata ada prestasi dari lingkungan Direktorat GEBT. Karena seringkali kita melihat kekurangan yang bisa kita lihat, tetapi dengan kerjasama yang baik diantara kita, maka  akan membantu kinerja Direktorat GEBT di semester II ini.”

Demikian dikatakan oleh Direktur Gas, Energi Baru & Terbarukan (GEBT) Yenni Andayani ketika memberikan sambutan dalam acara Penandatanganan Perjanjian-perjanjian Kerjasama di Lingkungan Direktorat Gas, Energi Baru & Terbarukan. Acara berlangsung di Executive Lounge-Lantai M Gedung Utama, Jumat (12/8).

Yenni mengakui ada semakin banyak tantangan yang akan dihadapi Direktorat GEBT  ke depan, sementara pekerjaan  yang ada harus diselesaikan. “Saya appreciate kerja sama ini, karena kita bisa melihat tantangan ini sebagai peluang. Yang jadi masalah adalah kita berhubungan dengan business counterpart seperti  PLN.  Saya tidak ingin peluang ini lepas,” tutur  Yenni.

Ia berharap perjanjian yang sudah ditandatangani akan diikuti lagi dengan perjanjian lain antar AP GEBT, seperti halnya sudah ada kerja sama antara Badak LNG dengan PBAS. “Semoga ke depan kita bisa lebih mengoptimumkan kerja sama di lingkungan internal secara profesional,” tegasnya.

Tiga perjanjian yang ditandatangani dan disaksikan Direktur GEBT Yenni Andayani adalah  sebagai berikut. Pertama, perjanjian Head of Agreement Kerja Sama Jual Beli LNG antara PT  Pertagas Niaga dan PT Nusantara Regas. Perjanjian ditandatangai Direktur Utama Pertagas Niaga Linda Sunarti dan Direktur Utama Nusantara Regas Tammy Meidharma.

Kedua, penandatanganan Master Sales Purchase Agreement for Spot LNG antara PT Donggi Senoro LNG dan PT Pertagas Niaga. Perjanjian ditandatangani Direktur Komersial Donggi Senoro LNG Patumpu Simamora dan Direktur Utama Pertagas Niaga Linda Sunarti. 

Ketiga, penandatanganan Head of Agreement Pengangkutan Gas Bumi Melalui Pipa antara PT Pertamina Gas dan PT Nusantara Regas. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Pertagas Hendra Jaya dan Direktur Utama Nusantara Regas Tammy Meidharma.