Media

Berita Regas

Komunikasi

Berita Regas

31 Agustus 2017

NUSANTARA REGAS KEMBALI RAIH PATRA NIRBHAYA KARYA PRATAMA

PT Nusantara Regas kembali raih penghargaan Patra Nirbhaya Karya Pratama dari Kementerian ESDM atas pencapaian 5 juta jam kerja aman (safety hour). Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Menteri ESDM Archandra Tahar pada acara Forum Komunikasi Keselamatan Migas 2017 di Palembang (29-20 Agustus). Direktur Utama PT Nusantara Regas Tammy Meidharma pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Nusantara Regas terus berkomitmen untuk mengedapankan aspek safety dalam setiap kegiatan operasional Perusahaan sejalan dengan prinsip Zero Accident yang ditetapkan perusahaan terhadap kegiatan operasi, melalui 3 aturan utama “ Patuh, Intervensi dan Peduli.” Penghargaan ini merupakan penghargaan kedua yang diterima PT Nusantara Regas dimana sebelumnya penghargaan serupa diterima pada tahun 2016 untuk pencapaian 3 juta jam kerja aman. Kriteria perusahaan yang berhak memperoleh penghargaan Patra Nirbaya Karya adalah memiliki dan menjalankan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, memiliki catatan jam kerja aman, tidak mengalami kecelakaan yang menimbulkan kerusakan properti berat dan korban jiwa dalam kurun waktu satu tahun terakhir. dan bersedia untuk dilakukan verifikasi terhadap permohonan pengharagaan ini oleh panitia penghargaan keselamatan jam kerja aman. Selanjutnya PT Nusantara Regas menargetkan untuk dapat meraih penghargaan Patra Nirbhaya Karya Pratama untuk kriteria yang lebih tinggi yaitu 10 juta jam kerja aman..

Selengkapnya
04 Agustus 2017

Sinergi dengan Kementerian Keuangan, Nusantara Regas Optimalkan Pemanfaatan Barang Milik Negara (BMN)

JAKARTA - PT Nusantara Regas melakukan penandatanganan perjanjian perpanjangan Sewa Barang Milik Negara (BMN) selain Tanah Dan/Atau Bangunan berupa pipa gas KKKS PHE ONWJ untuk tahun 2017-2022 di Auditorium DJKN Gedung Syafruddin Prawiranegara, Kementerian Keuangan Jakarta Pusat pada Jumat (4/8). Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama PT Nusantara Regas Tammy Meidharma dan Direktur Piutang Negara dan Kekayaan Negara Lain-lain (PNKNL) Kementerian Keuangan Purnama T. Sianturi. Pipa penyaluran gas ruas Muara Karang hingga Tanjung Priok beserta peralatan pendukungnya tersebut selanjutnya dikelola oleh PT PHE ONWJ untuk dapat mengalirkan gas dari FSRU NR ke pembangkit listrik PLN Tanjung Priok. Skema kerja sama optimalisasi aset BMN kekayaan negara tersebut merupakan yang pertama kali dilakukan dan PT Nusantara Regas merupakan perintis pelaksanaan mekanisme pemanfaatan BMN yang berasal dari KKKS. Direktur Utama PT Nusantara Regas Tammy Meidharma menjelaskan bahwa perjanjian ini bertujuan agar Pertamina melalui Nusantara Regas tetap bisa mengoptimalkan fasilitas yang dimiliki negara untuk kepentingan rakyat dengan menyalurkan gas hasil regasifikasi gas alam cair (LNG) untuk kebutuhan pembangkit listrik PLN di Tanjung Priok. “Dengan optimalisasi aset ini kita tidak perlu membangun pipa baru, sementara pipa yang dimiliki oleh negara dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin. Artinya dari kita di hulu akan ada efisiensi anggaran sewa pipa atau kalau kita harus membangun sendiri serta peghematan biaya operasi dan perawatan. Dengan demikian harga jual gas kita ke PLN juga akan lebih murah, artinya ini mendukung harga jual listrik ke rakyat khususnya yang ada di Jakarta dan sekitarnya lebih terjangkau,” ucap Tammy. Untuk periode 2017-2022 pipa tersebut akan mengalirkan volume gas rata-rata sebesar 105 mmscfd pada tahun 2017-2019 dan rata-rata 53 mmscfd pada tahun 2020-2022 atau setara dengan 29 kargo LNG atau 1,7 juta ton..

Selengkapnya
19 Mei 2017

Site Visit Menteri Energi Lithuania ke FSRU Regas 1

Jakarta - Menteri Energi Lithuania Žygimantas Vaiciunas didampingi oleh Direktur Utama Nusantara Regas Tammy Mediharma dan Direktur Operasi dan Komersial Nusantara Regas Bara Frontasia melakukan site visit ke fasilitas FSRU Regas Satu di teluk Jakarta, kamis (18/5). Žygimantas menyampaikan maksud kunjungan kerja tersebut untuk lebih mengetahui proses pengelolaan LNG Di Indonesia, pemerintah Lithuania sangat berharap bisa menjalin kerjasama dengan pemerintah Indonesia karena Indonesia salah satu negara exportir LNG terbesar didunia. Sementara itu Tammy Mediharma menyambut positif kunjungan tersebut karena bisa menjadi sarana untuk saling sharing knowlege tentang bagaimana pengelolaan bisnis LNG, dan juga bisa menjajagi kemungkinan untuk bekerja sama dimasa yang akan datang. Direktur operasi dan komersial Bara Frontasia menjelaskan bahwa FSRU Regas satu unit regasifikasi terapung milik Nusantara Regas yang merupakan perusahaan patungan Joint Venture dengan PGN yang memproses LNG menjadi gas untuk disalurkan melalui pipa bawah laut ke Onshore Receiving Facility (ORF) dan dialirkan ke PLTGU Muara Karang miliK PLN..

Selengkapnya
26 Desember 2016

Nusantara Regas Peduli Biota Laut di Perairan Kepulauan Seribu

KEPULAUAN SERIBU - Pada 19 Desember 2016, Nusantara Regas melakukan penenggelaman 145 Rumah Ikan di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu. Program Penenggelaman Rumah Ikan ini merupakan bagian dari aktivitas program CSR Nusantara Regas yang untuk kedua kalinya dilaksanakan pada tahun ini. Melalui bantuan Rumah Ikan ini diharapkan ekosistem di sekitar Kepulauan Seribu dapat kembali diramaikan dengan biota laut indah seperti karang dan ikan yang akan menarik pengunjung dan meningkatkan ekowisata. Seperti disampaikan oleh Wakil Bupati Kepulauan Seribu Herman pada sambutannya, “Kita semua menyadari, saat ini para wisatawan baik asing maupun domestik tertarik dan selalu ingin kembali ke alam. Jika alam sudah menyediakan ekosistem yang indah maka tugas kita untuk menjaga dan meningkatkan kualitasnya sehingga alam akan tetap terjaga keberlangsungannya.” Menurutnya, keindahan alam ini pada akhirnya juga dapat dimanfaatkan sebagai ekowisata dan membuka lapangan kerja bagi penduduk sekitar sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat kepulauan. Sementara itu, Direktur Utama Nusantara Regas Tammy Meidharma menyampaikan, Nusantara Regas sebagai bagian dari masyarakat Kepulauan Seribu menyadari bahwa tugas menjaga dan meningkatkan kualitas lingkungan adalah bagian dari kinerja Nusantara Regas. “Jika selama ini kami menjalankan operasional kami dengan berhati-hati agar selalu ramah lingkungan, kali ini kami mengambil bagian untuk meningkatkan kualitas lingkungan dengan mendukung aktivitas ekowisata di Kepulauan Seribu. Kami berharap dukungan kami ini akan memberikan dampak positif bagi lingkungan Kepulauan Seribu tidak hanya bagi ekosistem lautnya tapi juga kepada masyarakat yang merasakan efek dari peningkatan wisata di Kepulauan Seribu,” ujarnya. Pada seremoni penenggelaman ini dihadiri oleh manajemen Nusantara Regas, pejabat Kabupaten Kepulauan Seribu, tokoh masyarakat, anggota Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia dan pemandu wisata Kepulauan Seribu. Para nelayan dan pemandu wisata ini dilibatkan sebagai jaringan pemelihara rumah ikan sekaligus sebagai sasaran edukasi mengenai pentingnya menjaga habitat ikan yang baru agar tetap steril bagi kegiatan perikanan dan wisata selama satu tahun penuh masa pertumbuhan dan perawatan koloni rumah ikan ini..

Selengkapnya
07 November 2016

Safari Ramadhan PT Nusantara Regas di Pulau Untung Jawa

Kep. Seribu - PT Nusantara Regas melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan ke Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, selama dua hari, pada 17-18 Juni 2016. Kegiatan diawali dengan silaturahmi di Masjid Al Ihsan yang dihadiri para alim ula­ma beserta jajaran Kelurahan Un­tung Jawa. Dalam kesempatan ini, Direktur Utama PT Nusantara Regas Tammy Meidharma Sumarna menyerahkan 250 paket bantuan kepada anak yatim dan masyarakat di kawasan area operasi PT Nu­santara Regas. Tammy berharap bantuan yang di­berikan dapat semakin mempererat hubungan antara perusahaan de­ngan masya­rakat sekitar..

Selengkapnya
29 Agustus 2016

Sinergi Anak Perusahaan di Lingkungan Direktorat GEBT

JAKARTA - “Penandatanganan kerja sama ini adalah suatu awal yang bagus bagi kita semua, karena menunjukkan bahwa ternyata ada prestasi dari lingkungan Direktorat GEBT. Karena seringkali kita melihat kekurangan yang bisa kita lihat, tetapi dengan kerjasama yang baik diantara kita, maka akan membantu kinerja Direktorat GEBT di semester II ini.” Demikian dikatakan oleh Direktur Gas, Energi Baru & Terbarukan (GEBT) Yenni Andayani ketika memberikan sambutan dalam acara Penandatanganan Perjanjian-perjanjian Kerjasama di Lingkungan Direktorat Gas, Energi Baru & Terbarukan. Acara berlangsung di Executive Lounge-Lantai M Gedung Utama, Jumat (12/8). Yenni mengakui ada semakin banyak tantangan yang akan dihadapi Direktorat GEBT ke depan, sementara pekerjaan yang ada harus diselesaikan. “Saya appreciate kerja sama ini, karena kita bisa melihat tantangan ini sebagai peluang. Yang jadi masalah adalah kita berhubungan dengan business counterpart seperti PLN. Saya tidak ingin peluang ini lepas,” tutur Yenni. Ia berharap perjanjian yang sudah ditandatangani akan diikuti lagi dengan perjanjian lain antar AP GEBT, seperti halnya sudah ada kerja sama antara Badak LNG dengan PBAS. “Semoga ke depan kita bisa lebih mengoptimumkan kerja sama di lingkungan internal secara profesional,” tegasnya. Tiga perjanjian yang ditandatangani dan disaksikan Direktur GEBT Yenni Andayani adalah sebagai berikut. Pertama, perjanjian Head of Agreement Kerja Sama Jual Beli LNG antara PT Pertagas Niaga dan PT Nusantara Regas. Perjanjian ditandatangai Direktur Utama Pertagas Niaga Linda Sunarti dan Direktur Utama Nusantara Regas Tammy Meidharma. Kedua, penandatanganan Master Sales Purchase Agreement for Spot LNG antara PT Donggi Senoro LNG dan PT Pertagas Niaga. Perjanjian ditandatangani Direktur Komersial Donggi Senoro LNG Patumpu Simamora dan Direktur Utama Pertagas Niaga Linda Sunarti. Ketiga, penandatanganan Head of Agreement Pengangkutan Gas Bumi Melalui Pipa antara PT Pertamina Gas dan PT Nusantara Regas. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Pertagas Hendra Jaya dan Direktur Utama Nusantara Regas Tammy Meidharma..

Selengkapnya
11 Juli 2016

Nusantara Regas Raih Pencapaian 5 Juta Jam Kerja Aman dan Pengiriman Kargo ke-100

JAKARTA – Direktur Gas Pertamina sekaligus sebagai Komisaris Nusantara Regas Yenni Andayani mengapresiasi pencapaian yang diraih Nusantara Regas (NR) karena mampu melampaui 5 juta jam kerja aman dan mampu melakukan pengiriman kargo LNG ke-100 tanpa kendala. Hal tersebut disampaikan Yenni pada Appreciation Nights yang diselenggarakan Nusantara Regas, di Jakarta, pada (28/10). “Apa yang dihasilkan Nusantara Regas menjadi bukti bahwa perusahaan ini mampu memiliki standar internasional dalam mengelola bisnisnya. Saya yakin Nusantara Regas bisa menjadi benchmark bukan cuma di Indonesia tapi juga di internasional,” ujarnya di hadapan Manajemen NR, Tim Pengawas Konsorsium FSRU serta mantan direksi dan dewan komisaris Nusantara Regas. Sementara itu, Direktur Utama PT Nusantara Regas Tammy Meidharma memaparkan pencapaian perusahaan sejak pengiriman kargo perdana pada tahun 2012 (commercial date) sebanyak 14 kargo, dan meningkat mulai tahun 2013 dengan adanya tambahan kargo dari Tangguh dan masih berlanjut sampai saat ini. Menurut Tammy, pengiriman kargo merupakan pencapaian penting bagi perusahaan dalam memenuhi komit¬men untuk memasok gas ke pasar domestik demi pemenuhan kebutuhan yang terus meningkat di Indonesia. “Dan puncak pengiriman kargo ke-100 dari Bontang, bisa kami selesaikan dengan baik pada 9 April 2016,” jelasnya. Tammy mengungkapkan, pencapaian tersebut merupakan salah satu wujud penerapan HSSE Excellent di Nusantara Regas. Hal itu dibuktikan dengan tidak ada kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja dengan jumlah jam kerja aman 5.076.698 sejak 1 Januari 2011 sampai dengan Agustus 2016. Selain itu, untuk bidang pengendalian mutu dan kesehatan kerja, perusahaan telah mengembangkan HSSE Policy menjadi QHSSE Policy melalui “Pernyataan Kebijakan Sistem Manajemen Mutu, Keselamatan Kesehatan Kerja, Ling¬kungan dan Pengamanan”. Nusantara Re¬gas juga telah menetapkan Sistem Mana¬jemen Terpadu QHSSE. Tahun 2016, Nusantara Regas juga meraih berbagai penghargaan. Di antaranya, Patra Nirbhaya Karya Pratama dari Dirjen Migas Kementerian ESDM, Sertifikasi Quality Management System ISO 9001:2008, En¬viron-mental Management System ISO 14001:2004, Occupational Safety & Health Management System OHSAS 18001:2007 – TUV NORD dan Sertifikasi SMK3 PP 50 Tahun 2012 dengan pencapaian “Memuas¬kan” atau “Sertifikat dan Bendera Emas” – Sucofindo International Certification Services. “Karena itulah, kami mengadakan Appreciation Nights sebagai bentuk apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Pertamina dan PGN sebagai shareholder, Jajaran Komisaris, Jajaran Managemen NR, Tim Pengawas Konsorsium FSRU serta Mantan Direksi dan Dewan Komisaris, serta seluruh pekerja Nusantara Regas,” jelas Tammy. Penghargaan atas tercapainya 5 juta jam kerja aman dan pengiriman kargo ke-100 ini diberikan kepada seluruh fungsi PT Nusantara Regas yang diwakili oleh para General Manager. Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada Lili Yuliana dan Albar Sualudin atas kepedulian dalam membangun budaya HSSE Perusahaan melalui Pelaporan NR Observation Card terbaik. Hal ini mengindikasikan bahwa kinerja usaha masih bergerak secara positif dan mampu menghadapi tahun yang penuh tantangan. Dinamika pada perekonomian di tingkat global telah memberikan implikasi serius bagi situasi perekonomian nasional, yang pada akhirnya berimbas terhadap dunia usaha. Faktor eksternal ini merupakan kondisi yang tidak dapat dikontrol oleh perusahaan, sehingga Nusantara Regas harus senantiasa beradaptasi, melakukan penyesuaian, demi mempertahankan kinerja usaha yang maksimal..

Selengkapnya
12 Juni 2016

Pertamina Group Jabar Adakan Media Gathering

YOGYAKARTA - Dalam rangka terus meningkatkan citra Pertamina dan bersinergi dengan insan media, khususnya yang bertugas di wilayah Jawa Bagian Barat, Pertamina Group Jabar yang terdiri dari Pertamina Eksplorasi Produksi (EP) Asset 3 Cirebon, Refinery Unit VI Balongan, Marketing Operation Region III Jawa Bagian Barat, Pertamina Lubricants, Pertamina Gas, Pertamina Gas Niaga, Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java, Nusantara Regas, dan Pelita Air Service melaksanakan Media Gathering bersama insan media terpilih di wilayah kerja masing-masing yang sela¬ma ini bekerja sama dalam bidang kehumasan, peliputan dan pemberitaan. Media Gathering dilaksanakan pada 22-24 November 2016 di Yogyakarta. Mengambil tema “Sinergi Kehumasan untuk Mendukung Visi Misi Pertamina Menuju Perusahaan Energi Nasional Berkelas Dunia”, Pertamina Group Jabar menggabungkan antara Corporate & Bussiness Knowledge, Capacity Building, dan EngagementMedia mela¬lui konsep Journalist Adventure yang diselingi dengan Outdoor Activities seperti Merapi Lava Tour dan Cave Tubing di Gua Pindul. Acara diisi oleh pembicara yang tidak asing lagi di bisnis migas Indonesia, seperti VP Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro, Kaur Kelembagaan SKK Migas Yapit Saptaputra, dan Wartawan Senior KOMPAS Imam Prihadiyoko. Selain itu, perwakilan masing-masing Anak Perusahaan dan Unit Bisnis Pertamina juga menyampaikan presentasi binis proses kepada insan media. “Kegiatan ini berdampak positif tidak saja bagi Pertamina, namun juga bagi media dan masyarakat dalam rangka mendapatkan informasi yang jelas dan tepat serta langsung dari sumbernya. Sehingga masyarakat mendapatkan informasi Pertamina yang telah berkontribusi terhadap pembangunan bangsa Indonesia dengan cepat, tepat, dan berimbang,” disam¬paikan Wianda di sela-sela sesi Tanya jawab dengan media. Wianda juga mengapresiasi kegiatan yang digalang oleh Pertamina Group Jabar ini sebagai pilot project bagi Anak Perusahaan dan Unit Bisnis Pertamina di area lainnya. ”Kegiatan ini dapat dicontoh dan ditularkan baik di Jawa bagian Tengah, Jawa Timur, maupun di luar Jawa dengan konsep yang sama, yaitu bersinergi antara anak perusahaan dan unit bisnis bersama dengan insan media,”menurut Wianda.Esensi dilaksanakannya Media Gathering adalah untuk menciptakan sinergi kehumasan dan hubungan baik secara professional maupun personal antara Insan Media dengan Pertamina dalam rangka memberikan informasi maupun Image Building yang positif dan balance di masyarakat agar menunjang percepatan Pertamina menuju Perusahaan Energi Nasional Berkelas Dunia.

Selengkapnya
27 April 2016

PT Nusantara Regas Makin Mantapkan Diri Sebagai Perusahaan Regasifikasi LNG

JAKARTA – PT Nusantara Re­gas melangsungkan syukuran Ulang Tahunnya ke-5 tahun di Wisma Nusantara Lantai 19 ruang Bidadari, Selasa (14/4). Di usia lima tahun tersebut, Nusantara Regas telah me­nempatkan posisi dan jati dirinya sebagai perusahaan “Regasifikasi LNG” Pertama di Indonesia dan Kedua di Asia Pasifik. “Harapan di 2015, ke depannya Nusantara Regas akan terus melakukan dan melanjutkan berbagai upaya dalam pe­ningkatan kapabilitas peru­sahaan, termasuk diversifikasi usaha yang telah dimulai pada tahun 2014,” ungkap Direktur Utama PT Nusantara Regas, Tammy Meidharma. Tammy menjelaskan, Nu­santara Regas meman­tapkan diri untuk terus me­ningkatkan kompetensi dan kemampuan profesional, agar kapasitas produksi dan kinerja perusahaan dapat terus meningkat sesuai harapan pe­mangku kepentingan. “Karena itu, direksi meng­harapkan dukungan se­luruh pekerja untuk terus melakukan peningkatan kualitas kinerja dan penerapan tata kelola perusahaan yang baik melalui pembinaan dan pengembangan SDM secara kontinyu guna membawa peru­sahaan ke tingkatan yang lebih tinggi lagi,” ucap Tammy. Nusantara Regas juga berhasil melalui tahun 2014 dengan Pencapaian Ki­nerja Perusahaan (KPI) sebesar 113,88 persen, ter­diri dari Fi­nancial 50,77 persen, Ope­rating Excelent 51,11 persen, Business De­ve­lop­ment 12,00 persen dan pencapaian Boun­dary Other Operation Matric sesuai target yang ditentukan pemegang saham. Pencapaian tersebut men­jadi kado terindah bagi Nusantara Regas untuk bisa melangkah lebih maju lagi. Dalam acara tersebut, Nusantara Regas juga berbagi kebahagiaannya melalui ke­giatan donor darah dan ban­tuan perlengkapan se­kolah untuk anak-anak pe­kerja outsourcing NR..

Selengkapnya

Komunikasi

Siaran Pers

Selengkapnya

Komunikasi

Galeri

Selengkapnya