Media

Berita Regas

Komunikasi

Berita Regas

24 Maret 2016

Pertamina Jalin Kerja Sama dengan Nusantara Regas

JAKARTA- PT Pertamina (Persero) melaksanakan penandatanganan perjanjian jual beli BBM bersama PT Nusantara Regas di Kantor Pusat Pertamina, Senin (29/2). Penandatanganan dilakukan oleh Vice President Industrial Fuel Marketing, Giri Santoso dan Direktur Utama PT Nusantara Regas, Tammy Meidharma. Giri Santoso menjelaskan, kerja sama perjanjian jual beli BBM ini dilakukan guna memenuhi kebutuhan bunker kapal-kapal yang dimiliki Nusantara Regas seperti kapal LNG, Tug Boat, dan FSRU. Sementara Tammy Meidharma, mengaku bahwa hal ini merupakan wujud sinergi Pertamina dan Anak Perusahaan. Pasalnya, Pertamina memiliki pengalaman yang baik dan produk bunker berkualitas. Sehingga kebutuhan bunker bisa diakomodasi lebih baik lagi. .

Selengkapnya
14 Maret 2016

Jamin Keamanan Fasilitas, Nusantara Regas Adakan Pelatihan ISPS Code

JAKARTA - Untuk mening­katkan keamanan serta menguji keandalan sumber daya personil, prosedur ter­hadap penanganan dan penanggulangan gangguan, ancaman serta keselamatan pada Terminal Khusus Floating Storage & Regasification Unit Nusantara Regas Satu, PT Nusantara Regas bekerja sama dengan Direktorat Jen­deral Perhubungan Laut, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kepulauan Seribu serta PT Pertamina Trans Kontinental mengadakan la­tihan International Ships and Port Facility Security Code (ISPS Code) di Tersus Floating Storage Nusantara Regas Satu Pulau Ayer Kepulauan Seribu, pada (3/6). ISPS Code merupakan aturan mengenai langkah-langkah untuk meningkatkan keamanan terhadap kapal dan fasilitas pelabuhan, yang diadakan sebagai kegiatan cepat tanggap terhadap ancaman yang mungkin terjadi terhadap kapal dan fasilitas pelabuhan. Pelatihan ISPS Code selain sebagai pemenuhan ketentuan yang ber­laku, sekaligus untuk men­jalin koordinasi yang baik antara PT Nusantara Regas dengan Port Security Committee Kepulaun Se­ribu, yang terdiri dari Kesyah­bandaran, Aparat Keamanan Polri, TNI dan SAR. Kegiatan latihan ini meliputi pengamanan ISPS Code pada level 1, 2 dan 3 sesuai dengan Port Facility Security Plan Tersus FSRU Nusantara Regas Satu, serta tindakan rescue dan evakuasi. Direktur utama PT Nu­san­tara Regas Tammy Meidharma menjelaskan, sesuai keten­tuan ISPS Code, setiap fasilitas pelabuhan yang telah menyatakan comply ISPS Code diwajibkan melaksanakan training dan sosialisasi ISPS Code, Drill ISPS Code satu kali setiap tiga bulan, serta Exercise ISPS Code satu kali dalam setahun atau tidak lebih dari 18 bulan. “ Ketentuan tersebut tentu berlaku bagi Tersus FSRU Nusantara Regas Satu yang telah comply ISPS Code sejak Mei 2013 dan mendapatkan permanent “Statement of Compliment of a Port Facility (SoCPF) ISPS Code No. 02-0303 – DV dari Pemerintah,” jelasnya. Sebelumnya, Nusantara Regas selaku pengelola Tersus FSRU Nusantara Regas Sa­tu, telah melaksanakan se­rangkaian kegiatan training/sosialisasi ISPS Code pada 1 Maret 2016 serta Table Top dan Tactical Floor Game (gladi) Exercise pada 2 Maret 2016. facebooktwittergooglepluslinkedin.

Selengkapnya
29 Februari 2016

Komitmen Pekerja Nusantara Regas Terapkan Aspek HSE

JAKARTA – Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional tahun ini diselenggarakan secara serentak sesuai program yang sudah dicanangkan oleh Pemerintah Indonesia. Pelaksanan kegiatan K3 tidak hanya ditujukan pada tenaga kerja dan orang lain yang berada di tempat kerja agar terjamin keselamatannya, tetapi juga bagaimana dapat mengendalikan risiko terhadap peralatan, aset dan fasilitas operasi sehingga dapat digunakan secara aman dan efisien agar terhindar dari kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Menurut Direktur Utama PT Nusantara Re­gas, Tammy Meidharma, tujuan tersebut dapat terlaksana apabila seluruh unsur yang berada di perusahaan bersama-sama berkomitmen melak­sanakan upaya pencegahan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja dan pencemaran lingkungan. “Aspek HSE adalah tulang punggung karena menjadi bagian penting bagi proses bisnis Nusantara Regas. Kalau terjadi suatu insiden, baik itu pekerja ataupun dengan peralatan maka akan berpengaruh terhadap bisnis kami. Karena itu kami para jajaran direksi, tim manajemen hingga para karyawan berkomitmen untuk mengutamakan HSE,” tegas Tammy dalam kesempatan penutupan Bulan K3 Nasional, di Kantor Pusat Nusantara Regas, Wisma Nusantara Jakarta, Jumat (12/2). Sementara itu, Manager HSSE Nusantara Regas, Erwin Jonathan menambahkan pihaknya akan terus menanamkan kecintaan para pekerja Nusantara Regas terhadap aspek HSE sehingga pentingnya peran aktif para pimpinan, manajemen sebagai role model bagi para bawahannya. “Membudayakan K3 ibarat menjaga keimanan kita yang bisa naik turun. Jadi, kalau tidak di­ingatkan terus menerus, maka biasanya akan lupa kembali. Karena itu, selalu kita ingatkan baik dalam bentuk seminar, kampanye, pamflet, spanduk dan kita juga ada reward and punishment terhadap penerapan aspek HSE,” jelas Erwin. Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan oleh PT Nusantara Regas selama Bulan K3, yaitu Lomba Pesan Keselamatan untuk Ayah-Bunda, Lomba Meme K3, Lomba Video tentang K3, Lomba Personil Peduli K3, Lomba Slogan K3, serta Seminar ‘Keselamatan di Jalan (Raya) Urat Nadi Manusia oleh Jusri Pulubuhu selaku pendiri dan instruktur PT Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC). Dalam kesempatan tersebut juga, Nusantara Regas memberikan apresiasi penghargaan Zero Accident kepada kontraktor utama Nusantara Regas yang sudah beroperasi dengan baik tanpa adanya kecelakaan kerja yaitu kepada PT Golar Indonesia, PT Humpuss Transportasi Kimia dan PT Hanochem Shipping. facebooktwittergooglepluslinkedin.

Selengkapnya
22 Februari 2016

Forum KOMET PT Nusantara Regas : Bentuk Nyata Sinergi BUMN

JAKARTA - PT Nusantara Regas (PT NR), salah satu perusahaan Joint Venture Pertamina dengan PT Peru­sahaan Gas Negara (PGN) yang beroperasi dalam bi­dang Floating Storage and Regasification Unit (FSRU) gas alam cair (LNG) Jawa Barat, berkomitmen un­tuk terus me­ningkatkan ope­ra­tional excellence-nya, salah satunya melalui kegiatan quality management. Sebagai perusahaan yang baru menggerakkan kegiatan quality management, PT Nusantara Regas memulainya dengan kegiatan berbagi pengetahuan. Bersamaan dengan peringatan bulan K3 Nasional, Tim QM Nusantara Regas melaksanakan forum berbagi pengetahuan (Forum KOMET) perdana, pada (10/2), di Kantor Pusat PT NR, Jakarta. Forum ini se­kaligus merupakan forum kolaborasi PT NR dan PT PGN. Dalam kesempatan ter­sebut, Presiden Direktur PT NR Tammy Meidharma menyampaikan success story terkait pengelolaan risiko dis­tribusi LNG via laut dengan menggunakan asuransi kapal. Asuransi yang digunakan, yaitu Marine Hull Insurance dan P&I Insurance. Tammy menjelaskan, Marine Hull Insurance di­desain khusus untuk membe­rikan jaminan komprehensif ter­hadap kapal, mesin dan perlengkapannya dari ba­haya laut dan risiko pelayaran (navigational perils). Se­dangkan P&I Insurance, mem­berikan ganti rugi ter­hadap tuntutan pihak ke­tiga jika terjadi kerugian yang ditimbulkan dalam pengoperasian kapal. Sementara VP HSSE PT PGN Yula War­dhani me­nyampaikan success story implementasi pengelolaan HSSE guna mencapai 70.000.000 jam kerja aman. Pengelolaan tersebut meliputi aspek health, safety, serta implementasi komitmen ber­sama HSSE. Contohnya, pem­berlakuan Kawasan Tan­pa Rokok/KTR, klinik ber­­henti merokok, pro­gram Pencegahan dan Pe­­­­­nang­gulangan HIV/AIDS, pemanfaatan ap­li­­­kasi E-Me­dical Record, ser­ta pe­ne­rap­an Sistem Ma­na­jemen Ke­sehatan dan Ke­selamatan Kerja yang mengacu pada OHSAS 18001:2007 dan Per­a­turan Pe­merintah No. 50 Tahun 2012 Tentang Pene­rap­an Sistem Manajemen Ke­se­­lamatan dan Kesehatan Kerja. Forum KOMET ini ber­hasil menumbuhkan rasa ke­ingintahuan pekerja NR ter­kait pengelolaan HSSE di perusahaan lain. Dengan ada­nya forum ini, diharapkan dapat memotivasi pekerja NR untuk terus melaksanakan ke­giatan berbagi pengetahuan dengan tema lain dan me­­mo­tivasi anak perusahaan lain untuk terus memacu diri men­jadi perusahaan yang lebih baik.•QM Upstream & Gas – QSKM - Dit. SDM & Umum. .

Selengkapnya
05 Desember 2014

Kinerja Operasi Nusantara Regas 2013

Jakarta – PT Nusantara Regas mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Tahunan 2013, Nusantara Regas, di Kantor Pusat Nusantara Regas, pada Kamis (17/4). Dalam kesempatan tersebut dipaparkan kinerja operasi fasilitas ORF, FSRU dan pendukung fasilitas lainnya, menunjukkan hasil yang baik serta terjadi peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan kinerja Nusantara Regas tersebut dikarenakan ada­nya peningkatan volume penjualan gas. Tahun 2013 realisasi pembelian LNG sebesar 70,24 juta MMBTU atau setara dengan 109,3% dari RKAP 2013 - 64,26 juta MMBTU. Realisasi penjualan Gas ditahun 2013 sebesar 70,31 juta MMBTU atau setara dengan 112,4% dari RKAP 2013 - 62,57 juta MMBTU. Data untuk tahun 2012 yang beroperasi selama 7 bulan dari Mei–Desember 2012, pembelian LNG sebesar 41,17 juta MMBTU dan penjualan gas sebesar 34,22 juta MMBBTU. Laporan keuangan tahun 2013 merupakan hasil pencatatan realisasi keuangan atas kegiatan yang terjadi selama 12 bulan yaitu mulai bulan Januari sampai dengan Desember 2013. Dan telah di audit oleh Kantor Akutan Publik dengan opini “Wajar dalam semua hal yang ma­terial”. Secara keseluruhan, ki­nerja perseroan pada tahun 2013 menunjukkan Pendapatan usaha sebesar USD 1.086,70 juta atau meningkat 76,40% dari tahun 2012; Laba kotor sebesar USD 119,22 juta atau meningkat 283,73% dari tahun 2012; dan Laba bersih sebesar USD 80,68 juta atau meningkat 287,47% dari tahun 2012. Pencapaian Kinerja operasional lainnya berupa Pencapaian KPI Perseroan Tahun 2013 yang melebihi target yang ditetapkan. Yaitu mencapai KPI 2013 sebesar 111,24% diban­dingkan 83,45% tahun 2012. Pencapaian tersebut ter­diri dari Financial 54%, Operating Excelent 52,13%, Business Development 5,11% dan Boundary’s dan Other Operation Matric tercapai dengan target. Dan pencapaian Tingkat Ke­sehatan Perseroan tahun 2013 tercatat dengan nilai 94,00 dengan tingkat Kinerja Sehat AA; meningkat dibandingkan posisi SEHAT A dengan nilai 69,80 pada tahun 2012. Acara tersebut dihadiri Ketua Dewan Komisaris, Hari Karyuliarto, Perwakilan dari PT. Pertamina (Persero), Hanung Budya, Perwakilan dari PGN (Perusahaan Gas Negara), dan Jajaran Direksi Nusantara Regas tersebut..

Selengkapnya
12 Juli 2014

Nusantara Regas Ikut Semarakkan HUT ke-69 PLN

JAKARTA – Direktorat Gas Pertamina melakukan kun­jungan Management Walkthrough (MWT) ke Floating Storage Regasification Unit (FSRU) milik PT Nusantara Regas di Teluk Jakarta, Ke­­pulauan Seribu, Jawa Barat pada Senin, (24/11). MWT ini dilakukan secara rutin dan telah ter-schedule un­tuk mengunjungi setiap anak perusahaan di bawah Direktorat Gas. “Kunjungan ini juga un­tuk memastikan bahwa di se­tiap anak perusahaan telah menerapkan HSSE, Safety dan Environment dengan baik,” Ujar Salis T Aprilian SVP Enginering Operation Management. Melakukan pengawasan dan monitoring kinerja anak perusahan merupakan tujuan dilaksanakannya MWT ini. “MWT ini diagendakan un­tuk melihat langsung per­ma­­salahan yang ada l di lapangan, setelah itu dicari solusinya,” ujar VP Operation, Asset dan Subsidary Mana­gement Moch. Taufik Afianto. Rombongan dari ma­na­jemen Direktorat Gas ini berkeliling FSRU dan mendapatkan penjelasan mengenai simplified rega­sification process atau proses regasifikasi LNG (Liquied Natural Gas) hingga menjadi gas.•PRIYO.

Selengkapnya
09 September 2013

Sharing Fasilitas Nusantara Regas dan PHE ONWJ Disepakati

Jakarta – Untuk memenuhi kebutuhan gas Perusahaan Listrik Negara (PLN) di Tanjung Priok, PT Nusantara Regas bersama PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) sepakat bekerja sama mengalirkan gas hasil regasifikasi gas alam cair (LNG). Penandatanganan Per­janjian Pemanfaatan Fa­silitas secara Bersama (Facility Sharing Agreement/FSA) dilakukan Direktur Utama Nusantara Regas Hendra Jaya (saat menjabat) dan Direktur Utama PHE Ignatius Tenny Wibowo, disaksikan Deputi Pengendalian Dukungan Bisnis SKK Migas Lambok H. Hutauruk di Kantor SKK Migas, Jakarta, pada (29/8). “Ini salah satu upaya nyata efisiensi di industri hulu migas,” kata Lambok dalam sambutannya. Kerjasama ini merupakan potensi penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari sewa barang milik negara yang dibayarkan Nusantara Regas, sebesar 2,7 juta dolar AS. PT Nusantara Regas menyediakan pasokan gas (dari hasil regasifikasi Liquefied Natural Gas (LNG)) melalui fasilitas Floating Storage Regasification Unit (FSRU) di lepas pantai Jakarta dan Onshore Receiving Facility (ORF) di Muara Karang. Sedangkan PHE ONWJ antara lain bertanggung jawab mengalirkan dan memasok gas ke pembangkit tenaga listrik milik PT PLN (Persero) yang berlokasi di Muara Karang dan Tanjung Priok, termasuk jalur pipa dari Muara Karang sampai Tanjung Priok. Setelah penandatanganan perjanjian ini Nusantara Regas akan mengalirkan gas dari FSRU melalui fasilitas tersebut sampai dengan titik serah di ORF ONWJ Tanjung Priok. Dengan masa berlaku 3 tahun, biaya sewa atas pemanfaatan fasilitas bersama menjadi beban Nusantara Regas. “Secara komprehensif Nusantara Regas berkokitmen menunjukkan kinerja terbaik untuk memenuhi kebutuhan pa­sokan gas bagi pembangkit listrik PLN Muara Karang dan Tanjung Priok. Termasuk secara konsisten melaksanakan bisnis sesuai kaedah HSSE dan Good Corporate Covernance (GCG),” ujar Direktur Utama Nusantara Regas Hendra Jaya dalam sambutannya..

Selengkapnya
12 Juni 2013

Management Walkthrough Direksi dan Komisaris Nusantara Regas

JAKARTA - Untuk memasti­kan kelancaran dalam operasionalnya, jajaran Direksi dan Komisaris PT Nusantara Regas melakukan Management Walkthrough ke fasilitas FSRU Nusantara Regas Satu, di Teluk Jakarta (23/5). Direktur Utama Nusantara Regas Hendra Jaya menyampaikan, kegiatan ini dimaksudkan untuk melihat secara langsung semua aktifitas di FSRU Regas satu sudah seuai dengan peraturan yang sudah ditentukan. “Selama setahun beroperasi, FSRU ini sudah berhasil mem­be­rikan pelayanan kepada stakeholder-nya, yaitu PLN dan PGN,” jelas Hendra. Hadir dalam acara tersebut Direksi Nusantara Regas yang dipimpin oleh Hendra Jaya selaku Direktur Utama, Hari Karyuliarto selaku Komisaris Utama dan Manajemen dari PGN. Mereka berkeliling melihat seluruh aktifitas di FSRU Regas Satu.(KUN).

Selengkapnya
17 April 2013

Nusantara Regas Bantu Hemat APBN Rp 6 Triliun

JAKARTA – Terhitung sejak 24 Mei 2012 hingga 30 April 2013, PT Nusantara Regas (NR) selaku anak perusahaan PT Pertamina (Persero) ber­sama PGN telah mampu mem­bantu pemerintah meng­hemat APBN sebesar Rp 6 triliun. Seperti yang dipaparkan oleh Direktur Utama Nusantara Regas Penghematan ter­sebut didapatkan dari hasil penyaluran gas untuk PLN yang telah dilakukan oleh Nusantara Regas sebesar 53.38 mmbtu atau setara de­ngan 1,5 juta kiloliter melalui Floating Storage Regastification Unit (FSRU) Jawa Barat. “Dengan asumsi harga dikisaran Rp 9.500,- per liter, potensi penghematan APBN yang bisa dilakukan adalah sebesar US$ 624,8 juta, atau sekitar Rp6 triliun,” ungkap Hendra disela kegiatan Stakeholder Gathering di Pulau Ayer, Sabtu (25/5). Karena menurut Hen­dra semakin banyak gas yang dialirkan ke PLN maka akan menekan peningkatan terhadap penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) khususnya BBM bersubsidi sehingga turut pula berkontribusi untuk Pemerintah dalam penghematan BBM Subsidi. Sementara itu, untuk tahun di 2013 ini, Nusantara Regas berharap akan dapat menjual 22 kargo dari Mahakam PSC. Dan diharapkan juga ada tambahan dari tangguh sebanyak 5 atau 6 kargo gas. “Dengan selesainya pem­bangunan FSRU Jawa Barat yang mampu memasok gas sebesar 400 mmscfd ke pembangkit listrik Muara karang dan Tanjung Priok dapat mengurangi pemakaian BBM untuk pembangkit tersebut,” papar Hendra. Sehingga dengan tersedianya infrastruktur yang memadai maka program peralihan BBM ke Gas akan semakin optimal. (IK).

Selengkapnya

Komunikasi

Siaran Pers

Selengkapnya

Komunikasi

Galeri

Selengkapnya