|

QHSSE

Pelaksanaan fungsi di bidang kesehatan dan keselamatan kerja dilakukan oleh Dept. Quality, Health, Safety, Security, and Environment (QHSSE). Perusahaan senantiasa memandang aspek-aspek tersebut merupakan bagian integral dalam keberlanjutan tumbuh kembang usahanya. Hal ini jugalah yang menumbuhkan komitmen yang begitu kuat dan perhatian yang sangat intensif dari Perusahaan untuk menetapkan target zero accident dengan mengedepankan mutu terunggul dalam perancangan, implementasi, dan penyempurnan Sistem Manajemen Mutu, Kesehatan, Keselamatan Kerja, Keamanan, dan Lindungan Lingkungan.

Untuk mengoptimalkan penerapan QHSSE dalam kegiatan operasionalnya, manajemen Perusahaan juga mendorong partisipasi aktif dari seluruh insan Perusahaan tanpa terkecuali dan koordinasi antar seluruh unit kerja terkait proses operasional. Penyebaran informasi dan pelatihan aspek-aspek QHSSE juga telah dilaksanakan Perusahaan secara sistematis dan periodik melalui media internal yang dapat dijangkau oleh seluruh pekerja.

Kebijakan Kesehatan, Keselamatan Kerja,Keamanan dan Perlindungan Lingkungan

Komitmen Perusahaan untuk menjalankan standar praktik terbaik dalam aspek HSSE tertuang dalam rumusan kebijakan Kesehatan, Keselamatan Kerja, Keamanan, dan Perlindungan Lingkungan yang ditandatangani Direktur Utama Perusahaan dan telah dilaksanakan secara berkesinambungan sejak tahun 2012 dengan rincian berikut ini:

  1. Mengembangkan sistem manajemen yang efektif untuk mengidentifikasi dan mengelola risiko HSSE yang berfokus pada menghindari risiko dan pencegahan insiden dan kecelakaan.
  2. Memastikan bahwa seluruh aktivitas Perusahaan mematuhi semua peraturan perundang-undangan yang berlaku, peraturan daerah, dan kode praktik internasional.
  3. Melaksanakan dan mempertahankan lingkungan kerja yang selamat, aman, dan sehat.
  4. Melaksanakan pengawasan yang kompeten dan efektif untuk memastikan bahwa semua karyawan dan kontraktor mematuhi kebijakan ini.
  5. Berkomunikasi secara efektif dengan Pemerintah, badan-badan non-Pemerintah untuk mengidentifikasi dan mengelola isu-isu penting.
  6. Melakukan pelatihan untuk memastikan bahwa semua karyawan memahami kebijakan ini dan memiliki keterampilan yang diperlukan untuk melaksanakan tanggung jawab mereka terkait dengan HSSE.
  7. Memantau dan meninjau secara berkala atas kinerja HSSE, kebijakan, dan sistem manajemen untuk memastikan kesesuaian dan keefektifannya.
  8. Mengupayakan perbaikan berkesinambunga dalam meningkatkan kinerja HSSE.

Inisiatif dan Kinerja 2015

Sepanjang tahun 2015, Perusahaan tidak hanya mencatatkan prestasi dan kinerja yang baik di bidang QHSSE, melainkan juga telah menetapkan sejumlah inisiatif penting. Hal ini dilakukan sebagai wujud komitmen Perusahaan terhadap penerapan QHSSE.

Sejumlah inisiatif yang telah dilakukan pada tahun 2015 adalah:

  1. Perubahan kebijakan dari yang sebelumnya HSSE Policy menjadi QHSSE Policy (Pernyataan Kebijakan Sistem Manajemen Mutu, Keselamatan Kesehatan Kerja, Lingkungan dan Pengamanan) yang ditandatangani pada tanggal 1 Juli 2015 oleh Direktur Utama.
  2. Penetapan Sistem Manajemen Terpadu QHSSE melalui Keputusan Direksi No. 02200/NR/D000/Kpts/2015 tertanggal 4 September 2015.

Sistem manajemen terpadu yang sudah teregistrasi dapat dilihat pada bagan berikut:

SISTEM MANAJEMEN TERPADU (SMT) PT NUSANTARA REGAS

Sebagai perusahaan yang berkomitmen terhadap mutu, keselamatan dan kesehatan kerja serta lingkungan hidup, PT Nusantara Regas telah memiliki Sistem Manajemen Terpadu (SMT) yang telah tersertifikasi oleh lembaga sertifikasi sebagai berikut :

1. Sistem Manajemen Mutu berdasarkan ISO 90001 : 2008

Merupakan standard untuk penerapan Sistem Manajemen Mutu sebagai suatu alat yang diterapkan dalam suatu organisasi untuk memberikan suatu transparansi mengenai aktivitas dalam organisasi. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kepuasan, dan dapat memenuhi kebutuhan para pelanggan dan pasar.

Tujuannya adalah :

  1. Menjamin kesesuaian dari suatu proses dan produk terhadap kebutuhan atau persyaratan tertentu
  2. Memberikan kepuasan kepada konsumen melalui pemenuhan kebutuhan dan persyaratan proses dan produk yang ditentukan pelanggan dan organisasi;

Sistem Manajemen Mutu PT Nusantara Regas telah tersertifikasi ISO 90001 : 2008 oleh TUV NORD Indonesia dengan nomor registrasi sertifikat : 16 00 K 16147 pada tanggal 1 November 2016 yang berlaku sampai 31 Oktober 2019 dengan lingkup kegiatan : Operasi, Distribusi dan Pemeliharaan.

2. Sistem Manajemen Lingkungan berdasarkan ISO 14001 : 2004

Sistem Manajemen Lingkungan merupakan bagian integral dari sistem manajemen perusahaan secara keseluruhan yang terdiri dari satu set pengaturan- pengaturan secara sistematis yang meliputi struktur organisasi, tanggung jawab,  prosedur, proses, serta sumber daya dalam upaya mewujudkan kebijakan lingkungan yang telah digariskan oleh perusahaan. Sistem manajemen lingkungan memberikan mekanisme untuk mencapai dan menunjukkan performasi lingkungan yang baik, melalui upaya pengendalian dampak lingkungan dari kegiatan, produk dan jasa. Sistem tersebut juga dapat digunakan untuk mengantisipasi perkembangan tuntutan dan peningkatan performasi lingkungan dari konsumen, serta untuk memenuhi  persyaratan peraturan lingkungan hidup dari pemerintah.

Tujuan secara menyeluruh dari penerapan sistem manajemen lingkungan (SML) ISO 14001 sebagai standar internasional yaitu untuk mendukung perlindungan lingkungan dan pencegahan pencemaran yang seimbang dengan kebutuhan sosial ekonomi. Manajemen lingkungan mencakup suatu rentang isu yang lengkap meliputi hal-hal yang berkaitan dengan strategi dan kompetisi. Penerapan ISO 14001 juga memberikan banyak manfaat bagi perusahaan. Beberapa manfaat yang penting yaitu :

  1. meminimalisir dampak negatif (dampak) dari kegiatan-kegiatan (aspek) mereka terhadap lingkungan, seperti menimbulkan perubahan yang merugikan terhadap udara, air atau tanah;
  2. mematuhi peraturan perundangan-undangan dan persyaratan-persyaratan berorientasi lingkungan yang berlaku;
  3. memperbaiki hal-hal di atas secara berkelanjutan

Sistem Manajemen Lingkungan PT Nusantara Regas telah tersertifikasi ISO 14001 : 2004 oleh TUV NORD Indonesia dengan nomor registrasi sertifikat : 08 04 K 16059 pada tanggal 1 November 2016 yang berlaku sampai 31 Oktober 2019 dengan lingkup kegiatan : Operasi, Distribusi dan Pemeliharaan.

3. Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja berdasarkan OHSAS 18001 : 2007

Sistem Manajemen K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) menurut standar OHSAS 18001:2007 ialah bagian dari sebuah sistem manajemen organisasi (perusahaan) yang digunakan untuk mengembangkan dan menerapkan Kebijakan K3 dan mengelola resiko K3 organisasi (perusahaan) tersebut.

Manfaat penerapan Sistem Manajemen K3 :

  1. Mengetahui kelemahan-kelemahan unsur sistem operasional sebelum timbul gangguan operasional, kecelakaan, insiden dan kerugian-kerugian lainnya.
  2. Mengetahui gambaran secara jelas dan lengkap tentang kinerja K3 di  perusahaan
  3. Meningkatkan pemenuhan terhadap peraturan perundangan bidang K3.
  4. Meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan kesadaran tentang K3
  5. Meningkatkan produktivitas kerja

Sistem Manajemen K3 PT Nusantara Regas telah tersertifikasi OHSAS 18001 : 2007 oleh TUV NORD Indonesia dengan nomor registrasi sertifikat : 05 01 K 16060 pada tanggal 1 November 2016 yang berlaku sampai 31 Oktober 2019 dengan lingkup kegiatan : Operasi, Distribusi dan Pemeliharaan.